Jakarta, 9 Mei 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan perwira tinggi. Dalam perubahan tersebut, Irjen Alberd Teddy dipercaya menjabat sebagai Kapolda West Kalimantan, sementara Irjen Kalingga ditunjuk menjadi Kapolda West Nusa Tenggara.
Mutasi jabatan di tubuh Polri disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja institusi dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di daerah.
Penunjukan pimpinan baru di tingkat kepolisian daerah diharapkan mampu memperkuat koordinasi pengamanan, pelayanan masyarakat, serta penegakan hukum di wilayah masing-masing.
Irjen Alberd Teddy kini akan memimpin jajaran kepolisian di Kalimantan Barat yang memiliki tantangan keamanan cukup kompleks, termasuk pengawasan wilayah perbatasan dan penanganan kejahatan lintas daerah.
Sementara Irjen Kalingga akan bertugas memimpin Polda NTB yang juga memiliki fokus pengamanan di sektor pariwisata, ketertiban masyarakat, hingga pengawasan wilayah kepulauan.
Rotasi pejabat tinggi Polri biasanya dilakukan secara berkala sebagai bagian dari kebutuhan organisasi dan pengembangan karier personel di lingkungan kepolisian.
Pengamat keamanan menilai pergantian pimpinan di tingkat polda memiliki peran penting karena setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan keamanan yang berbeda.
Selain aspek penegakan hukum, para kapolda baru juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan pelayanan yang humanis dan responsif.
Mutasi di lingkungan Polri juga menjadi bagian dari strategi institusi untuk menjaga dinamika organisasi tetap berjalan efektif dalam menghadapi perkembangan situasi keamanan nasional.
Dengan penunjukan pimpinan baru di Polda Kalbar dan Polda NTB, diharapkan kinerja kepolisian di kedua wilayah tersebut semakin optimal dalam menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan kepada masyarakat.