Jakarta, 5 Mei 2026 – Laju inflasi Indonesia pada April 2026 tercatat sebesar 2,42 persen secara tahunan. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia menilai angka tersebut masih berada dalam kisaran yang terkendali dan sesuai dengan target stabilitas ekonomi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa inflasi yang relatif rendah ini didukung oleh pengendalian harga bahan pokok serta kebijakan pemerintah dalam menjaga distribusi dan pasokan. Stabilitas harga pangan menjadi salah satu faktor utama yang menahan tekanan inflasi.
Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketersediaan barang dinilai efektif dalam meredam potensi kenaikan harga. Kebijakan fiskal yang adaptif juga turut berperan dalam menjaga daya beli masyarakat.
Meski kondisi inflasi saat ini masih stabil, pemerintah tetap mewaspadai berbagai risiko ke depan, termasuk fluktuasi harga energi global dan perubahan kondisi ekonomi internasional. Langkah antisipatif terus disiapkan guna memastikan inflasi tetap berada dalam batas aman sepanjang tahun.