Jakarta, 29 September 2026 – Kebocoran gas di kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, membuat sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan hingga harus mendapatkan penanganan medis. Peristiwa terjadi di sekitar fasilitas perusahaan di Jalan Raya Bogor pada Senin (28/9) sekitar pukul 14.15 WIB. Berdasarkan pemeriksaan sementara kepolisian, warga sempat mendengar suara ledakan sebelum mencium bau amonia yang menyengat. Sebanyak 24 warga kemudian tercatat mendapatkan pemeriksaan medis setelah diduga terpapar gas tersebut.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi menjelaskan salah seorang saksi berada di rumah ketika mendengar suara keras dari arah perusahaan. Saksi awalnya mengira suara tersebut berasal dari ban kendaraan yang pecah. Tidak lama kemudian, bau amonia yang kuat mulai tercium di lingkungan permukiman. Warga yang menyadari kondisi tersebut kemudian berhamburan keluar rumah untuk menjauh dari area terdampak.
Informasi sementara kepolisian menyebut kebocoran diduga terjadi pada bagian kondensor chiller milik PT Indolakto. Tim perusahaan kemudian melakukan perbaikan terhadap bagian yang diduga menjadi sumber kebocoran. Sekitar pukul 16.00 WIB, kondisi lingkungan mulai memungkinkan warga kembali ke rumah masing-masing. Kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian dan rangkaian peristiwa secara menyeluruh.
Dampak kebocoran membuat puluhan warga mengeluhkan gangguan kesehatan, terutama sesak napas setelah menghirup gas. Data kepolisian mencatat 24 orang terdampak, dengan satu warga mendapatkan penanganan di RS Harapan Bunda, tiga orang di RS Tugu Ibu, dan 20 orang di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo. Sebagian warga telah diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka membaik. Petugas kesehatan juga melakukan pemeriksaan terhadap warga lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Data dari jajaran kesehatan sempat berbeda karena cakupan pencatatan yang digunakan tidak sama. Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur sebelumnya menyebut sekitar 60 orang menjalani pemeriksaan kesehatan, dengan 11 orang sempat diobservasi dan tiga dirujuk ke rumah sakit. Dalam perkembangan berikutnya, empat warga dilaporkan masih menjalani perawatan dengan keluhan seperti sesak napas, mual, dan pusing. Penanganan medis melibatkan Puskesmas Pasar Rebo serta dukungan fasilitas kesehatan lainnya.
Kepolisian turut memanggil pihak manajemen perusahaan untuk dimintai keterangan mengenai insiden tersebut. Kapolsek Pasar Rebo Kompol Wayan Wijaya mengatakan satu orang dari pihak manajemen telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga masih berkoordinasi dengan pengurus lingkungan untuk memastikan jumlah warga yang benar-benar terdampak paparan gas. Pendalaman dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai penyebab kebocoran sekaligus langkah penanganan yang dilakukan perusahaan.
Insiden tersebut sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan RT 01/RW 04 Pekayon karena perubahan kondisi udara terjadi hanya beberapa saat setelah suara ledakan terdengar. Warga memilih meninggalkan rumah dan mencari lokasi dengan udara lebih aman sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan. Setelah sumber kebocoran ditangani, sebagian besar warga dapat kembali ke kediaman masing-masing. Penyelidikan kepolisian masih berlanjut untuk memastikan penyebab pasti kebocoran gas dan kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam kejadian tersebut.