Jakarta, 5 Mei 2026 – Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy) di Indonesia terus menarik minat investor dengan nilai investasi yang mencapai skala jumbo. Program ini dinilai menjadi solusi strategis dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus memenuhi kebutuhan energi nasional.
Pemerintah mendorong pembangunan fasilitas pengolahan di sejumlah kota besar yang memiliki volume sampah tinggi. Selain mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir, proyek ini juga menghasilkan listrik yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat.
Nilai investasi yang terlibat mencakup pembangunan infrastruktur, pengadaan teknologi konversi energi, serta sistem distribusi listrik. Dengan potensi keuntungan jangka panjang yang menjanjikan, sektor ini semakin dilirik oleh investor domestik maupun asing.
Meski memiliki prospek cerah, proyek ini masih menghadapi sejumlah tantangan seperti aspek regulasi, pembiayaan, dan penerimaan masyarakat. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat realisasi proyek agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.