Jakarta, 18 September 2026 – Car Free Day atau CFD tidak lagi sekadar menjadi ruang untuk berolahraga, tetapi juga berkembang menjadi tempat berkumpul dan menjalani berbagai aktivitas bersama keluarga maupun teman. Kondisi tersebut membuat pemilihan pakaian menjadi penting karena pengunjung membutuhkan busana yang nyaman sekaligus tetap menarik digunakan di ruang publik. Gaya athleisure menjadi salah satu pilihan karena menggabungkan karakter pakaian olahraga dengan unsur kasual yang mudah dipadukan. Legging, jogger, kaus, polo hingga jaket ringan dapat digunakan tanpa membuat penampilan terlihat seperti mengenakan perlengkapan olahraga secara berlebihan. Pemilihan bahan yang ringan dan mampu menyerap keringat juga membantu menjaga kenyamanan ketika berjalan atau berolahraga. Dengan kombinasi yang tepat, pengunjung dapat tetap bergerak leluasa tanpa mengabaikan penampilan.
Kunci utama menerapkan gaya athleisure adalah menyesuaikan pakaian dengan aktivitas yang akan dilakukan selama CFD. Pengunjung yang berencana berlari atau melakukan olahraga dengan intensitas lebih tinggi dapat memilih pakaian berbahan elastis dan cepat kering. Sementara mereka yang hanya berjalan santai, berburu kuliner atau bertemu teman dapat menggunakan kombinasi kaus dengan jogger maupun celana pendek yang memiliki potongan kasual. Lapisan tambahan seperti windbreaker atau jaket ringan juga dapat digunakan ketika berangkat pada pagi hari. Namun, pakaian sebaiknya tidak terlalu tebal karena suhu dapat meningkat seiring matahari semakin tinggi. Kenyamanan tetap menjadi pertimbangan utama agar pakaian tidak membatasi pergerakan.
Pemilihan warna turut membantu menciptakan penampilan yang lebih rapi tanpa harus menggunakan terlalu banyak aksesori. Warna netral seperti hitam, putih, abu-abu atau navy relatif mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian dan sepatu. Pengguna yang ingin tampil lebih menonjol dapat menambahkan satu warna cerah melalui atasan, jaket atau aksesori. Prinsipnya, jumlah warna perlu dijaga agar keseluruhan tampilan tidak terlihat terlalu ramai. Siluet pakaian juga dapat dikombinasikan, misalnya atasan sedikit longgar dengan celana yang lebih ramping atau sebaliknya. Perpaduan sederhana tersebut membuat gaya olahraga tetap memiliki sentuhan kasual yang cocok digunakan setelah aktivitas fisik selesai.
Sepatu menjadi bagian penting karena pengunjung CFD biasanya menghabiskan banyak waktu dengan berjalan kaki. Sneakers dengan bantalan yang baik dapat membantu menjaga kenyamanan kaki sekaligus mudah dipadukan dengan gaya athleisure. Pemilihan sepatu sebaiknya disesuaikan dengan aktivitas, terutama apabila pengguna berencana berlari dalam jarak tertentu. Selain sepatu, kaus kaki yang mampu menyerap keringat juga dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman. Tas berukuran kecil seperti sling bag atau waist bag dapat digunakan untuk membawa telepon seluler, dompet dan barang penting tanpa mengganggu pergerakan. Topi dan kacamata hitam juga dapat menjadi pelengkap ketika intensitas cahaya matahari mulai meningkat.
Bahan pakaian perlu mendapatkan perhatian karena aktivitas di ruang terbuka membuat tubuh lebih mudah berkeringat. Material yang memiliki kemampuan mengalirkan kelembapan dari permukaan kulit dapat membantu tubuh tetap terasa lebih kering. Pakaian berbahan terlalu berat atau sulit menyerap keringat berpotensi membuat pengguna merasa gerah setelah beraktivitas cukup lama. Ukuran pakaian juga sebaiknya tidak terlalu ketat sehingga tetap memberikan ruang untuk bergerak. Bagi pengguna yang datang sejak pagi, pakaian berlapis dapat menjadi solusi karena lapisan luar dapat dilepas ketika suhu mulai meningkat. Pendekatan tersebut membuat pakaian lebih mudah disesuaikan dengan perubahan kondisi selama berada di area CFD.
Gaya athleisure pada akhirnya memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang ingin berolahraga sekaligus menjalani aktivitas sosial dalam satu kesempatan. Pakaian yang digunakan dapat tetap terlihat rapi ketika pengunjung berhenti untuk sarapan, minum kopi atau berkumpul setelah berolahraga. Tidak diperlukan terlalu banyak item untuk mendapatkan tampilan tersebut karena kenyamanan, kesesuaian ukuran dan perpaduan sederhana menjadi unsur yang lebih penting. Pemilihan pakaian berdasarkan kebutuhan juga dapat mencegah kondisi salah kostum ketika aktivitas berubah dari olahraga menjadi kegiatan santai. Dengan sepatu yang nyaman, bahan ringan dan kombinasi pakaian yang tepat, aktivitas selama CFD dapat dilakukan dengan lebih leluasa. Athleisure pun menjadi pilihan praktis bagi masyarakat perkotaan yang ingin menggabungkan fungsi pakaian olahraga dengan gaya kasual sehari-hari.